Penyaluran BLT Dana Desa Tahap 1 dan 2 Kecamatan Kerjo

Mulai hari ini, Selasa 22 September 2020, dilaksanakan kegiatan penyaluran bantuan BLT Dana Desa tahap 1 dan 2 gelombang dua tahun 2020 untuk sepuluh desa se-Kecamatan Kerjo yang dijadwalkan selama dua hari. Kegiatan penyaluran dilaksanakan Kantor Bank Jateng Cabang Pembantu Kecamatan Kerjo, dimana telah dijadwalkan masing-masing lima desa setiap harinya.

Kepala Seksi PMD Kecamatan Kerjo, Sri Mulyani, SH.MM mengatakan, kegiatan pencairan bansos ( Bantuan Sosial ) berupa pemberian BLT DD tahap 1 dan 2 gelombang 2 tahun 2020 sebesar 600 ribu rupiah diberikan kepada warga kurang mampu diwilayah Kecamatan Kerjo yang terdampak wabah Covid-19, bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, dilakukan di Kantor Bank Jateng Capem Kerjo dengan mengedepankan protokoler kesehatan yang di himbau oleh pemerintah. Dengan melibatkan peran serta dari petugas Pemerintah Desa, Polsek dan Koramil Kerjo agar kegiatan dapat berjalan lancar dan terkendali.

” Dengan adanya bantuan Bansos BLT Dana Desa ini sedikit banyak telah sangat membantu untuk mencukupi kebutuhan masyarakat dan mendapat tanggapan sangat positif dari masyarakat” ucap Camat Kerjo, Drs. Wahyu Widiyanto, MM secara terpisah.

BLUSUKAN FORKOMPINCA KERJO SOSIALISASI PEMAKAIAN DAN PEMBAGIAN MASKER UNTUK PEDAGANG DAN WARGA MASYARAKAT

Upaya preventif untuk mencegah dan melindungi warga dari penyebaran Covid-19,  terus dilakukan oleh Forkompinca Kerjo, dengan melakukan blusukan ke pasar dan perkampungan untuk melakukan sosialisasi sekaligus membagikan masker kain secara gratis kepada masyarakat.

Camat Kerjo, Drs. Wahyu Widiyanto, MM menyampaikan bahwa dalam rangka mengikuti kebijakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan sesuai rekomendasi dari WHO (organisasi kesehatan dunia), Pemerintah Kecamatan bersama dengan Koramil, Polsek dan Banpol PP Kerjo membagikan masker kain gratis kepada masyarakat.

“Hari ini sudah ada ratusan masker kain gratis yang dibagikan kepada masyarakat baik di wilayah perkampungan maupun pedagang di Pasar Kwadungan. Pembagiannya ini diupayakan akan terus dilakukan secara bertahap, selain juga kami sampaikan kepada masyarakat untuk tertib selalu memakai masker selama di luar rumah” , Senin (14/09/2020).

 

ASN KECAMATAN KERJO SUKSESKAN SENSUS PENDUDUK ONLINE 2020

ASN Kecamatan Kerjo telah menyelesaikan sensus penduduk online 2020

Sensus Penduduk di Kabupaten Karanganyar menggunakan metode online akan dimulai pada 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Pernyataan itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karanganyar, Agustinus Hariyanto dalam Rakor Sensus Penduduk di Ruang Podang I Kantor Setda Kabupaten Karanganyar, Senin (3/2/2020).

Guna mensukseskan hal tersebut, Camat Kerjo menginstruksikan kepada seluruh ASN Kantor Kecamatan Kerjo untuk segera menyelesaikan sensus penduduk online tahun 2020.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Bendungan Gondang.

Peresmian Waduk Gondang oleh Presiden Republik Indonesia

Karanganyar – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Bendungan Gondang yang terletak di kaki Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (2/5/2019). Peresmian secara simbolis bendungan yang dibangun sejak 2014 silam itu ditandai dengan menekan tombol sirene.

“Pembangunan Bendungan Gondang telah selesai. Nanti kita tutup saluran air pengelaknya sehingga genangan air segera terkumpul. Bendungan ini akan mengairi kurang lebih 4.682 hektare, baik sawah-sawah di Kabupaten Karanganyar maupun Kabupaten Sragen,” katanya.

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Sumber Daya Air, pembangunan Bendungan Gondang menjadi salah satu prioritas Proyek Strategis Nasional (PSN). Keberadaan bendungan itu merupakan perwujudan sistem prasarana sumber daya air. Pasalnya, letak bendungan merupakan daerah tangkapan air, memiliki karakteristik bahwa debit sungai tetap tinggi sekalipun memasuki puncak musim kemarau.

Menempati total luas tanah yang dibebaskan 96,23 hektare, lokasinya berada di Desa Gempolan dan Desa Ganten di Kecamatan Kerjo, serta Desa Jatirejo di Kecamatan Ngargoyoso. Adapun panjangnya adalah 604 meter, lebar puncak bendungan 10,5 meter, tinggi 71 meter dan kapasitas tampungan efektif 7,06 juta meter kubik.

“Semoga pembangunan Gondang ini yang selain untuk mengairi sawah, juga untuk pembangkit listrik dan juga air baku di Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya. Saya juga melihat bendungan ini sangat bagus untuk tempat wisata. Semoga ini dapat memberikan dampak pertumbuhan ekonomi yang baik,” papar Jokowi.

Dalam peresmian bendungan itu, Presiden Jokowi turut didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dan istri Nawal Nur Arafah Yasin, Bupati Karanganyar Juliatmono, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni dan unsur Forkopimda lainnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliatmono menerangkan, groundbreaking Bendungan Gondang  pada 2014 silam, juga dilakukan oleh Presiden Jokowi. Saat itu, groundbreaking diiringi rintik hujan sebagai tanda bahwa bendungan ini nantinya mampu mengairi persawahan yang subur. Sedangkan kali ini Presiden Jokowi kembali hadir untuk meresmikan.

“Pertumbuhan ekonomi di Karanganyar 55,56 persen, angka kemiskinan terus mengalami penurunan. Kemudian sebentar lagi akan dibangun waduk Telobo dan Jlantah. Mengingat surplus beras 198.660-an ton, semoga kehadiran waduk ini membuat Karanganyar tambah surplus beras dan menjadi penyangga beras nasional,” pungkasnya. (Ad, Humas Jateng)